Hibah Program
Dalam mendukung inovasi masyarakat, KEHATI juga menyalurkan hibah bagi komunitas yang berkontribusi terhadap aksi adaptasi iklim. Salah satunya adalah Komunitas Banyu Bening, penerima KEHATI Award 2024 kategori Perubahan Iklim. Komunitas ini tengah mengembangkan sistem pemanenan dan pengolahan air hujan sebagai sumber air bersih.
Proses perencanaan hibah dilakukan melalui serangkaian diskusi, kajian desain proyek, serta pendampingan kapasitas mitra berdasarkan pedoman Kebijakan dan Prosedur Pengelolaan Hibah terbaru serta Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 12 Tahun 2024 tentang Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia atau Penyelenggaraan Kontribusi yang Ditetapkan Secara Nasional dalam Penanganan Perubahan Iklim.
Selain itu, KEHATI juga mendorong pengembangan kajian kerentanan tingkat komunitas melalui hibah yang diberikan kepada Bingkai Indonesia Hijau, melengkapi hibah kepada Komunitas Banyu Bening. Proyek dilaksanakan pada bulan September – Desember 2025 untuk melakukan kajian di 5 desa di Yogyakarta dan melakukan aksi adaptasi perubahan iklim di satu desa terpilih, yaitu desa Balong, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta.
KEHATI juga menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk mendukung program persampahan, pengelolaan Geopark Ranah Minang Silokek Sijunjung, konservasi penyu dan mangrove di Amping Parak, serta menambahkan dukungan inisiasi Taman KEHATI Sawahlunto yang sedang berjalan.
Secara khusus hibah pengelolaan sampah diberikan kepada Bank Sampah Berkah di Kabupaten Sijunjung untuk memperluas cakupan layanan ke empat geosite geopark dan mendukung pengelolaan wisata geopark.